Tips Memasang Gambar di Blog

Apa saja kiat-kiat yang harus diperhatikan dalam memasang gambar di blog?

Kalau anda menyalin gambar dari situs/blog lain, usahakan untuk meminta izin kepada si empunya gambar; Setidaknya cantumkanlah dari mana anda mengambil gambar itu di bawah gambar yang dipasang (contoh: “Sumber: …” atau “Diambil dari…”).

DOSA BESAR: Hindari menggunakan animasi GIF kecuali untuk emoticon atau keperluan humor! Bahkan untuk dua hal itu, hindari penggunaannya secara berlebihan.

Gambar memang dapat menyemarakkan suasana blog yang rimbun oleh teks, tapi jangan serta-merta memasangnya dalam jumlah banyak di mana-mana karena anda mengira itu indah. Seperti halnya orang yang berdandan terlalu menor, blog anda dapat terlihat norak. Pasanglah gambar secukupnya; ingat, less is more. Pelajari bagaimana seleb blog, blogger senior, dan blogger profesional menggunakan gambar dalam blognya.

Kalau memang fokus blog anda adalah pada tulisan, gunakan gambar yang mendukung tulisan anda dan hindari memasang gambar-gambar yang tak ada kaitannya dengan tulisan, atau malah mengalihkan perhatian darinya.

Perhatikan dimensi gambar yang akan dipasang dan bandingkan dengan lebar blog anda. Jangan sampai gambar yang anda pasang terlalu lebar sehingga menutupi atau ditutupi sidebar.

Mayoritas pengguna komputer memiliki resolusi monitor antara 800 x 600 piksel hingga 1240 x 1028 piksel. Kecuali blog anda adalah photoblog atau blog fotografi profesional, gambar-gambar yang ditampilkan di blog anda sebaiknya berada di bawah batas maksimal yang disebutkan di atas.

Pasanglah gambar dalam ukuran yang pantas sesuai fungsinya. Untuk ilustrasi dalam tulisan, menurut saya ukuran 500 piksel ke bawah sudah memadai. Untuk menampilkan foto sehari-hari, ukuran 600 – 800 piksel pun sebenarnya sudah cukup baik.

Jika memang harus menyertakan gambar berukuran besar (dimensi maupun besar filenya), sisipkan gambar tersebut dalam bentuk thumbnail (yang secara langsung ditampilkan hanya gambar versi kecilnya saja) atau dalam format tautan (link), bukan dengan menampilkan gambarnya langsung agar tidak memberatkan koneksi pembaca.

Dari beberapa kiat di atas, benang merah yang tampak adalah agar blogger selalu mendahulukukan kenyamanan pembacanya ketika memasang gambar di blog. Jangan sampai mereka kesal karena menghabiskan bandwith dan waktu untuk membuka blog anda (karena terlalu banyak gambar), atau karena harus menarik-narik scrollbar untuk membaca post anda yang berisi gambar-gambar berukuran besar.

[Comot satu ide lagi secara acak… ]

4 Tanggapan

  1. Mas bisa tolong kasih tau cara menyimpan link pada kolom thumbnail, soalnya udah saya coba tapi gak bisa.

    Thanks

  2. mantap doank

  3. trus bagaimana langkah2nya mas..nuwun

  4. Thnks infonya mas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: