Kondangan dan Resepsi Pernikahan

Berbeda dengan budaya Barat, hampir semua pesta pernikahan di Indonesia adalah sesuatu yang bersifat sosial. Semakin bertambahnya usia dan semakin luas lingkaran pergaulan anda, pasti semakin banyak pula amplop undangan yang menghampiri anda. Ada yang dari saudara dekat, saudara jauh, sahabat, rekan sekerja, mantan teman kuliah atau sekolah, bawahan, atau atasan anda. Bagaimana kalau anda menceritakan satu-dua pengalaman anda yang cukup menarik mengenai pesta atau resepsi pernikahan? Kalau anda masih kuliah atau sekolah, mungkin tidak banyak teman-teman anda yang mulai menikah, tapi anda bisa pula menceritakan tentang pernikahan saudara-saudara anda.

Apa yang mengesankan anda dari peristiwa itu? Apakah salah satu atau kedua mempelai adalah orang terdekat anda? Apakah yang menikah adalah salah satu saudara anda, sehingga anda ‘terpaksa’ harus menjadi panitia atau penerima tamu? Atau mungkin yang mempesona bagi anda bukanlah manusianya, tapi suasananya (gedung, acara, makanan, dll)? Mungkin anda bertemu seseorang yang anda taksir di acara itu? Atau malah anda merasa di neraka karena tidak ada yang anda kenal, anda salah kostum, atau perut anda tiba-tiba melilit?

[Comot satu ide lagi secara acak…]

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: